• Category Archives Berita Kriminal
  • 8 Bupati yang Korupsi di Jawa Barat

    Posted on by admin

    8 Bupati yang Korupsi di Jawa Barat – Lagi-lagi salah seorang kepala daerah di Jawa Barat (Jabar) tersandung kasus korupsi, Ade Munawaroh Yasin yang server thailand notabene Bupati Bogor kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK saat ini punya waktu 1×24 jam untuk menentukan slot bet 100 perak status Ade Yasin dalam kasus dugaan suap yang juga menyeret sejumlah pegawai dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kantor Wilayah Jawa Barat (Kanwil Jabar). Ade Yasin menjadi kepala daerah kedua di Jabar yang diciduk KPK pada tahun 2022 ini, sebelumnya KPK juga menetapkan Walikota Bekasi Rahmat Effendi sebagai tersangka pencucian uang. Simak daftar kepala daerah yang terjerat korupsi di Jabar

    Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna

    KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Bansos COVID-19 pada Dinas Sosial KBB tahun 2020. Dalam kasus ini tak hanya Umbara yang terseret, tetapi juga anak laki-lakinya dan seorang pengusaha asal Lembang. Penetapan tersebut sekaligus menambah daftar orang nomor satu di kabupaten yang terbentuk pada tahun 2007 silam itu terjerat perkara korupsi. Dari dua bupati yang memimpin Bandung Barat, dua-duanya menjadi pesakitan akibat korupsi yang dilakukan.

    Bupati Indramayu Supendi

    KPK resmi menetapkan Bupati Indramayu Supendi sebagai tersangka kasus suap berkaitan dengan proyek slot 88 di Dinas PUPR. Supendi diduga menerima suap untuk memuluskan pihak swasta mengerjakan proyek itu.
    “Sejalan dengan peningkatan status penanganan perkara ke penyidikan, KPK menetapkan 4 orang tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019). Supendi, Omarsyah, dan Wempy diduga menerima uang dalam besaran yang berbeda-beda dari Carsa. Uang itu diduga berkaitan dengan 7 proyek di Dinas PUPR yang nilai totalnya kurang-lebih Rp 15 miliar.

    Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. “KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan sembilan mahjong ways 2 orang sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Neneng Hasanah Yasin, dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider empat bulan kurungan oleh Majelis Pengadilan Tinggi Tipikor Bandung. Neneng terbukti menerima suap terkait perizinan proyek Meikarta.

    Bupati Subang Ojang Sohandi

    Sebelum menjerat wakilnya, Imas Aryumningsih, Bupati Subang Ojang Sohandi ditangkap terlebih dahulu karena diduga melakukan suap pada jaksa di Kejati Jabar hingga terjerat OTT KPK pada April 2016. Ojang divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta, karena terbukti menerima suap dan pencucian uang dalam perkara tindak pidana korupsi BPJS Subang 2014.

    Wali Kota Cimahi Atty Suharti Tochija

    Atty diciduk KPK bersama dengan suaminya Itoc Tochija, yang merupakan mantan Wali Kota Cimahi dua periode. Ia diamankan di kediamannya bonanza slot di Sukasari, Kota Bandung. Keduanya diduga menerima suap dari pengusaha Triswara Dhani Brata dan Hendriza Soleh Gunadi terkait proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi.

    Bupati Bogor Rachmat Yasin

    Kakak kandung dari Ade Yasin, Rahmat Yasin ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap pemeberian rekomendasi alih fungsi hutan lindung di Puncak, Bogor pada 2014. Dalam perkara tindak pidana korupsi, Rachmat Yasin disebut menerima gratifikasi dari SKPD Kabupaten Bogor dengan total sekitar Rp8,9 miliar untuk kepentingan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada tahun 2013 dan Pemilu 2014.

    Wali Kota Bekasi Mochtar Muhammad

    Mochtar Muhammad menjadi tahanan KPK setelah ditetapkan tersanka kasus upaya penyuapan dalam pengurusan penghargaan Adipura, upaya penyuapan terkait pengasahan APBD Pemkot Bekasi pada 2019 dan pengelolaan serta pertanggungjawaban APBD Pemkot Bekasi 2009. Majelis hakim kasasi di Mahkamah Agung pada 7 Maret 2012 menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun penjara denda Rp 300 juta pidana tambahan uang pengganti sebesar Rp 639 juta kepada Mochtar Muhammad yang sebelumnya divonis bebas oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung.

    Bupati Garut Agus Supriadi

    Bupati Garut periode 2004-2009 Agus Supriadi menjadi tersangka setelah kasus korupsi APBD Garut sejak 2004 sebesar Rp 6,9 miliar. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada persidangan 23 April 2008 menghukum Bupati Garut non aktif Agus Supriadi, dengan hukuman 7,5 tahun penjara. Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta Agus dihukum 10 tahun penjara.


  • Dibalik Kisah Hotel Angker di Solo Dari Sejarah Kelam Tentara Jepang

    Posted on by admin

    Dibalik Kisah Hotel Angker di Solo Dari Sejarah Kelam Tentara Jepang

    pdgijakartabarat.org – Ada sebuah hotel di Solo bersama dengan kisah kelam di era lalu. Dahulu, hotel itu menjadi saksi bisu tentara Jepang saling bunuh. Bagaimana kisahnya? Hotel Cakra, begitu nama hotel di Solo bersama dengan kisah kelam ini. Hotel berikut udah terbengkalai sejak lama. Namun kini, hotel itu udah dialihfungsikan sebagai wahana tempat tinggal hantu yang bisa dikunjungi wisatawan untuk menguji nyali.

    Sejarah Kelam Hotel Cakra

    Ada satu peristiwa sejarah kelam yang berlangsung di hotel Cakra. Peristiwa ini berlangsung pada era pendudukan Jepang. Hotel ini menjadi saksi bisu pertumpahan darah antar sesama tentara Jepang. Saat itu, bangunan hotel Cakra yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi, Kemlayan, Solo, merupakan markas Kempetai atau Polisi Militer. Di wilayah itulah, berlangsung pertempuran penyerahan kekuasaan pemerintah pendudukan Jepang kepada pemerintah Indonesia di Solo. Awalnya, Ketua Komite Nasional Indonesia (KNI) Solo, Mr BPH Soemodiningrat memimpin delegasi Indonesia untuk bertemu bersama dengan Kepala Pemerintahan Sipil Jepang Watanabe. Pertemuan berikut berlangsung lancar.

    “Watanabe bersama dengan sukarela menyerahkan pemerintahan sipil di Surakarta kepada Indonesia,” ungkap KRMAP L Nuky Mahendranata Adiningrat, pemerhati sejarah dan budaya Solo.

    Begitu pula bersama dengan Suyatno Yosodipuro, tokoh pemuda yang memimpin delegasi untuk bertemu Komandan Garnisun Kota Solo, Letnan Kolonel T Mase pada 4-5 Oktober 1945. Dalam pertemuan itu, Suyatno berhasil memastikan komandan tentara Jepang untuk menyerahkan kekuasaan militer supaya tidak berlangsung pertumpahan darah. Namun, pihak Kempetai (Polisi Militer) yang tidak berada di bawah Letkol T Mase menampik untuk menyerah.

    “Komandan Kempetai, Kapten Sato menampik menyerah, di karenakan belum tersedia perintah langsung dari Tenno Heika (Yang Mulia Kaisar Jepang). Sikap Kapten Sato ini lah yang membawa dampak pengepungan dan pertempuran di daerah Kemlayan pada 12 Oktober 1945,” mengerti Kanjeng Nuky, sapaan akrabnya.

    Markas Kempetai, yang saat ini bekas Hotel Cakra itu pun diserang. Menurut Kanjeng Nuky, yang mengutip sumber-sumber lain, pada era itu banyak ditemukan mayat serdadu Jepang yang ditembak di kepala oleh teman-temannya sendiri.

    “Aksi Harakiri meninggalkan jejak mistis di bagian-bagian hotel Cakra yang sampai saat ini kosong tak berpenghuni dan di jadikan tempat tinggal hantu untuk keperluan komersil,” imbuhnya. Saat itu, tentara Jepang memilih untuk saling menembak kepala masing-masing. Menurut Kanjeng Nuky, para tentara Jepang lebih memilih mati daripada menyerahkan kekuasaan ke Indonesia.

    “Di kolam renang itu, dulu dipakai untuk pemakaman atau pemenggalan kepala. Makanya ketika di pakai Hotel Cakra, itu dulu banyak kejadian, di ketuk pintu kamarnya konsisten di kasih kepala. Makanya, itu menjadi angker hotelnya,” kisah Kanjeng Nuky.

    Tempat Berkumpulnya Makhluk Gaib

    Menurut Kanjeng Nuky, Hotel Cakra mulai mangkrak sejak th. 1990-an atau udah kira-kira 30 th. hotel itu terbengkalai. Hal itulah yang membawa dampak bangunannya terkesan horor.

    “Jadi di situ kecuali kawan kawan aku yang indigo, di situ sebenarnya menjadi sebuah komunitas. Tempat itu ramai sekali (oleh makhluk gaib). Semua berada di situ, bercampur entitas yang model hantu juga siluman,” ucapnya. Kini, bangunan berikut lagi di fungsikan menjadi wahana tempat tinggal hantu yang ramai di kunjungi masyarakat. Menurutnya, itu adalah ketetapan yang baik di karenakan membawa dampak bangunan menjadi ‘bersih’.

    “Karena sebagian puluh th.daerah itu tidak mengerti kan rela di arahkan ke mana. rela di robohkan atau rela di pakai lagi. Dengan di pakai wahana tempat tinggal hantu, daerah itu menjadi tersentuh oleh manusia,” tutupnya.

    Baca Juga : Hasil Pertandingan Liverpool Vs Arsenal Tuntas Tanpa Pemenang


  • Parah! Ipad Milik Seorang Traveler Ini di Curi dan Diganti Menjadi Keramik

    Posted on by admin

    Viral! Ipad Milik Seorang TrParah! Ipad Milik Seorang Traveler Ini di Curi dan Diganti Menjadi Keramikaveler Ini di Curi dan Diganti Menjadi Keramik

    pdgijakartabarat.org – Seorang traveler mengungkapkan laptop hilang di bus Rosalia Indah baru-baru ini. Ia menuangkan kekesalannya di X dan memicu penumpang lain berbagi kisah serupa. Traveler berikut adalah Widino Arnoldy yang mengfungsikan akun @Widino di X (dulu Twitter). Dino, seorang traveler yang di kenal kerap membagikan Info seputar penginapan dan teh di akun X-nya, meluapkan kekesalannya pada Rabu 20-12-2023.

    Korban Pencurian di Alami Widino Arnoldy

    Dia menyebut iPad-nya hilang di dalam perjalanan bus Rosalia Indah. Mirisnya, iPad itu di ganti oleh pencuri bersama dengan buku dan keramik. Peristiwa itu terjadi kala ia menaiki bus berikut didalam tujuan Gambir-Purwokerto.

    “Tas padahal gw bawa2 terus ga pernah di tinggal di bus, sampe rest area Kedung Roso masih ada. Curiga sampe Pool Ciputat kok resleteing ga bisa di buka kaya di lem, gw cek masih ada, ternyata pas di rumah di buka isinya di ganti sama buku,” cuit Dino di akunnya. sudah di persilakan untuk mengutip ceritanya. Korban mengaku menumpangi bus Rosalia Indah kelas eksekutif. Dia mengetahui iPad miliknya hilang begitu tiba di rumah.

    Curhatannya di X memantik pengguna akun X lain dan warganet mengunggah ulang pengalaman dan jejak digital yang menjelaskan kisah serupa. Salah satu akun X, @sariroti_coklat, yang memicu utas yang berisikan keluhan atas kejadian sama yang di alami netizen. Dalam utas akun tersebut, ia menghimpun 50 kasus pernyataan kehilangan di bus Rosalia Indah. mencoba menghubungi beberapa akun yang di sebut sebagai korban pada kejadian tersebut. Salah satunya, Dafa.

    Dafa mengisahkan laksanakan perjalanan Salatiga – Jakarta pada Sabtu 19-11-2022. Ia berangkat sekitar pukul 19.30 bersama dengan bus seri Super Top 122. Ia mengaku laptopnya di tukar bersama dengan sebuah buku folio tanpa ia sadari. Ia menceritakan kala itu, ia duduk di kursi yang berbatasan bersama dengan lorong dan tas yang memuat laptop berada di bawah kakinya. Penumpang bus kala itu penuh dan di sisi kursinya pun ada penumpang lainnya.

    “Ketika turun istirahat makan laptop saya masih ada, mas. Setelah itu saya balik ke area duduk untuk melanjutkan perjalanan (tas saya taruh bawah),” ujarnya kala di hubungi, Kamis 21-12-2023.

    Ia menduga pencurian berikut terjadi di malam hari, di kala dirinya tertidur di dalam perjalanan. Dan, kejanggalan terjadi di kala penumpang di sebelahnya turun tanpa membuatnya terbangun.

    “Dugaan saya pencurian itu di jalankan di kala malam hari mas di kala saya sedang tertidur, posisi tas mengisi laptop berada di kaki saya,” katanya.

    “Dugaan saya termasuk yang mencuri adalah orang yang berada di sebelah saya, posisi saya berada di anggota luar sedangkan orang yang saya duga mencuri berada di dalam, yang bila dia mendambakan nampak maka kudu membangunkan saya (posisi kaki saya slonjoran). Tapi dia berhasil nampak tanpa membangunkan saya” kata dia.

    Setelah ia hingga dan mengetahui kehilangan barang punya nilai tersebut, pada hari setelah keberangkatan ia segera melapor ke Rosalia Indah. Namun, ia mengaku meraih respons kurang tegas.

    “Saya segera melapor ke pihak Rosalia Indah namun pihak Rosalia jadi lepas tanggung jawab. Memang dia memberi tambahan data penumpang sebelah saya, di kala di cek di get contact, no dia adalah no baru yang tidak ada riwayat nomernya, dan pihak Rosalia menunjukkan bahwasanya CCTV di dalam bis sedang rusak,” kata Dafa.

    Kejadian sama termasuk terjadi oleh penumpang bernama Defita. Ia lebih-lebih mengalami kejadian berikut belum lama, pada Sabtu 28-10-2023. Laptop Defita termasuk seperti halnya Dafa, di tukar bersama dengan buku folio.

    Ia menjelaskan bahwa kala ia turun di pool Ciputat sekitar pukul 03.00, resleting tas miliknya seakan dilem oleh pencuri. Sehingga, ia tidak bisa membuka tasnya hingga hingga di rumah. Barulah setelah hingga di rumah, dia bisa membuka resleting itu. Di sanalah dia menegaskan kehilangan laptop. Defita mengaku ini adalah kali keduanya naik Rosalia Indah. Pada perjalanan pertamanya, ia tidak mengalami tragedi kecurian agar merasa aman untuk meninggalkan barang punya nilai di bus.

    “Saya melapor ke pihak Rosalia Indah lewat DM Instagram. Tak berselang lama pihak mereka menghubungi saya ulang via telepon. Penjelasan mereka di DM Instagram dan di dalam percakapan via telephone sama saja. Mereka cuma meminta maaf dan menjelaskan bahwa keamanan barang bawaan merupakan tanggungjawab penumpang,” kata Defita.


  • Gila! Wanita Ini Tega Menjebak Pacarnya Kepada Kumpulan Begal

    Posted on by admin

    Gila! Wanita Ini Tega Menjebak Pacarnya Kepada Kumpulan Begal

    pdgijakartabarat.com – LY (18) seorang gadis di Karawang berkomplot bersama dengan begal. Dia lebih-lebih menjadikan kekasihnya bernama Ariadi Azhar (25) santapan begal. Ariadi di begal sementara berkencan bersama dengan LY di kawasan PT Mandala Permai, Desa Cikampek Pusaka, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Purwakarta terhadap Kamis (14-12) dini hari pukul 01.15 WIB. Ariadi yang merupakan warga Tirtamulya itu lebih-lebih terluka akibat di bacok celurit oleh pelaku.

    “Korban sementara naik sepeda motor bersama dengan pacarnya LY (18), di begal di bersama dengan memakai senjata tajam berjenis cerulit di kira-kira kawasan PT Mandala Permai di wilayah Cikampek,” ujar Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto di Mapolres Karawang, Jumat 15-12-2023.

    Insiden Jebakan Begal

    Wirdhanto mengatakan insiden pembacokan dan begal itu bermula sementara korban di pancing oleh kekasihnya melintas di kawasan PT Mandala Permai. Di sementara itulah, tiga pelaku lainnya RA (18), FAA (17), dan MAN (17) ikuti korban dari belakang. Para pelaku sesudah itu menabrak sepeda motor korban dan merampas sepeda motor korban.

    “Sepeda motor yang di tumpangi korban di tabarak oleh sepeda motor pelaku, sesudah itu korban di ancam, dan di aniaya memakai senjata tajam supaya mengalami luka bacok di bagian kepala sebelah kiri, dan tangan sebelah kanan,” kata dia.

    Setelah korban tak berdaya, sesudah itu keempat pelaku, terhitung pacar korban LY, melarikan diri membawa sepeda motor Ariadi. Sementara Ariadi di tinggalkan sampai akhirnya di tolong warga dan di larikan ke rumah sakit.

    “Akibat momen itu, korban akhirnya di larikan ke rumah sakit Karya Husada Cikampek, tapi pihak rumah sakit merujuk korban ke RS Radjak Purwakarta,” imbuhnya.

    Polisi yang menerima laporan langsung bergerak melakukan penyelidikan. Polisi mengunjungi TKP untuk melakukan olah TKP.

    “Kami menerima laporan dari warga sekaligus saksi kejadian, kita langsung melakukan tindakan olah TKP, dari olah TKP sesudah itu terungkap bahwa pelaku beserta sepeda motornya tetap berada tak jauh dari TKP,” ungkapnya.Para pelaku di ketahui bersembunyi di wilayah Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, di kediaman kawan keliru satu pelaku. Saat hendak di tangkap keliru satu pelaku mencoba melarikan diri sampai akhirnya polisi menghadiahi timas panas di ke dua kaki pelaku tersebut.

    “Para pelaku tetap ada di rumah temannya di Purwakarta. Pada Kamis sekira pukul 16.00 WIB kita bergerak ke daerah persembunyian para pelaku, sementara hendak ditangkap keliru satu pelaku mencoba kabur. Dan kita terpaksa melakukan tindakan tegas terukur (menembak pelaku),” paparnya.

    Selain meringkus para pelaku begal, polisi terhitung menangkap WSB (34) warga Purwakarta. Dia di ketahui sebagai penadah motor korban yang di jual pelaku.”Kami terhitung mengamankan barang bukti berupa 1 bilah cerulit, 2 unit sepeda motor milik korban dan para pelaku, serta 5 unit gawai milik pelaku,” ucap Wirdhanto.

    Akibat perbuatannya keempat pelaku pembegalan terhitung pacar korban, terancam kurungan maksimal 12 th. penjara. Sedangkan satu orang pelaku penadah terancam hukuman empat th. penjara.

    “Untuk pelaku curas, kita sangkakan bersama dengan pasal 365 ayat 2 KUHP bersama dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 th. , tetapi pelaku pemberian jahat atau penadahan kita sangkakan bersama dengan pasal 480 KUHP bersama dengan ancaman maksimal 4 th. penjara,” pungkasnya.

    Baca Juga : Ternyata Ada Investor yang Mau Ikut Kerja Sama Dalam Membangun Kereta Tercepat